Ngomongin Dajjal "Sosok, Ciri, dan Kenapa Dia Jadi Fitnah Paling Gila di Akhir Zaman"

Di akhir zaman, kemunculan Al-Masih ad-Dajjal itu dianggap sebagai titik paling gelap dalam sejarah manusia. 

Singkatnya, ini adalah ujian paling berat yang pernah dialami manusia, dari zaman Nabi Adam sampai menjelang kiamat. 

Nggak ada fitnah yang lebih brutal dari ini. Nama Al-Masih ad-Dajjal sendiri sebenarnya sudah “nge-spill” perannya. 

Kata Al-Masih di sini bukan bermakna suci, tapi merujuk ke kondisi fisiknya—khususnya mata yang rusak atau buta sebelah, dan kemampuannya menjelajahi bumi super cepat. 

Sementara kata Ad-Dajjal berasal dari makna “menipu, memalsukan, dan menutup kebenaran”. 

Jadi intinya, Dajjal itu penipu kelas dewa. Bukan tipu-tipu receh, tapi penipuan yang dibungkus rapi pakai hal-hal yang kelihatan benar, meyakinkan, bahkan kelihatan “ajaib”. Makanya banyak orang bisa kejebak.

Dalam Islam, para ulama sepakat: Dajjal itu manusia asli, bukan jin, bukan simbol, bukan energi gaib doang. Dia makan, minum, punya tubuh, dan punya keterbatasan fisik. 

Justru keterbatasan inilah yang jadi bukti kalau dia bukan Tuhan, walaupun nanti dia bakal ngaku-ngaku sebagai Tuhan. 

Makanya Nabi Muhammad SAW berkali-kali ngasih warning soal Dajjal. Bahkan dibilang, nggak ada satu pun nabi sebelum beliau kecuali sudah memperingatkan umatnya tentang Dajjal. 

Tapi deskripsi paling detail memang datang dari Nabi Muhammad, biar umat akhir zaman nggak gampang ketipu. 

Ciri Fisik Dajjal 

Ciri fisik Dajjal ini penting banget, karena jadi “alat deteksi” buat orang beriman. Dan ciri yang paling terkenal adalah: 

1. Buta sebelah 
2. Badannya pendek tapi kekar
3. Dada bidang
4. Rambut sangat keriting dan lebat
5. Kulit putih kemerahan
6. Jalannya agak aneh
7. Kakinya agak bengkok
8. Di dahinya tertulis “KAFIR” (Ka-Fa-Ro)

Uniknya, tulisan ini bisa dibaca oleh orang beriman, bahkan yang buta huruf sekalipun. Jadi ini bukan soal IQ, tapi soal iman. Mau sepintar apa pun, kalau imannya kosong, bisa tetap ketipu. 

Dajjal Sekarang 

Ini bagian yang sering bikin merinding. Ada satu hadis terkenal dari Tamim Ad-Dari, seorang pelaut yang terdampar di pulau misterius. 

Di sana dia ketemu makhluk aneh berbulu lebat bernama Al-Jassasah, semacam mata-mata.

Makhluk itu nganterin mereka ke sebuah bangunan tua, tempat seorang pria besar dirantai pakai besi super kuat. Pria ini nanya banyak hal:

"Apakah Danau Tiberias masih berair?"
"Apakah kebun kurma Baisan masih subur?"
"Apakah sudah muncul Nabi terakhir di Arab?" 

Setelah dijawab, pria itu bilang:

“Akulah Al-Masih (Dajjal). Waktuku hampir tiba.”

Lokasi pulau ini nggak jelas, tapi disebut berada di timur Madinah. Ada juga yang pernah curiga Dajjal itu Ibnu Sayyad, tapi mayoritas ulama bilang: Ibnu Sayyad cuma Dajjal kecil, bukan yang utama. 

Fitnah Dajjal 

Fitnah Dajjal itu bukan cuma ideologi, tapi serangan total ke hidup manusia. Dia muncul di masa: Dunia krisis, kekeringan parah, orang kelaparan, hidup serba susah

Lalu dia datang saat kekeringan, kelaparan, dan kehancuran ekonomi dengan membawa: “Gunung roti”, “Sungai air”, Kekayaan, Kemakmuran instan, hujan turun, tanaman subur, dan hewan ternak gemuk

Selain itu, dia juga bisa ngebut keliling dunia dalam waktu singkat, bikin ilusi surga dan neraka (yang kebalik), “Menghidupkan orang mati” pakai bantuan setan, dan bahkan membelah manusia lalu “menghidupkannya” lagi

Gila? Iya. Makanya ini disebut fitnah terbesar sepanjang sejarah umat manusia. 

Dajjal muncul dari timur, tepatnya wilayah Khurasan (Iran, Afghanistan, Asia Tengah). Lebih spesifik lagi, dari Isfahan, ditemani 70.000 pengikut Yahudi.

Dia bakal keliling dunia, kecuali 4 tempat: Makkah, Madinah, Masjid Al-Aqsa, dan Bukit Sinai

Madinah bakal diguncang 3 kali, yang efeknya orang munafik dan kafir bakal keluar sendiri dan gabung ke Dajjal. 

Dajjal, Antikristus, dan Armilus 

Di agama lain, sosok ini juga ada, seperti di Kristen: Antikristus / The Beast, di Yahudi: Armilus. 

Detailnya beda, tapi polanya mirip, Penipu besar, klaim sebagai penyelamat, musuh Tuhan, dan dikalahkan di akhir zaman. Ini nunjukin satu hal: Narasi penyesatan global ini lintas agama. 

Tafsir Zaman Sekarang 

Sebagian pemikir modern bilang “Dajjal bukan cuma orang, tapi sistem.”, “Mata satu” ditafsirkan sebagai: Pandangan hidup yang cuma lihat materi, Sains tanpa spiritual, Dunia tanpa Tuhan.

Media manipulatif, ekonomi yang menindas, gaya hidup bebas tanpa batas—semua ini dianggap bagian dari sistem Dajjal.

Surga versi Dajjal = kenyamanan materi
Neraka versi Dajjal = dikucilkan, dimiskinkan 

Mohon Perlindungan 

Islam nggak cuma ngasih ancaman, tapi juga solusi. Kenal sifat Allah, Tuhan itu sempurna. Titik. Baca doa perlindungan setiap salat, Hafal 10 ayat awal atau akhir Surah Al-Kahfi, dan Jaga iman, bukan cuma logika

Akhir kisah, Nabi Isa AS turun, ngejar Dajjal, dan membunuhnya di Bab Ludd (Palestina). Setelah itu keadilan merata, dunia damai, dan kebenaran menang. 

Jadi intinya, Dajjal itu bukan cuma soal monster bermata satu, dia adalah ujian cara berpikir, cara percaya, dan cara hidup. Kalau iman kuat, aman. Kalau cuma ngandelin logika & materi, rawan kejebak. #Islami