Kangen Masa Nge-Band Dulu Waktu Hidup Masih Isinya Mimpi dan Distorsi
Ada masa di hidup yang kalau diingat-ingat rasanya kayak kaset lama yang diputar lagi di kepala. Suaranya mungkin sudah agak noise, memorinya mungkin sudah nggak terlalu jernih, tapi feel-nya masih utuh banget. Masa itu adalah masa nge-band, waktu hidup masih isinya mimpi, distorsi, bau studio rental, double pedal, kabel jack yang suka kresek-kresek, dan obrolan nggak penting yang entah kenapa sekarang justru terasa paling berharga. Dulu kita mungkin belum punya apa-apa. Uang pas-pasan, alat pinjam sana-sini, skill juga belum seberapa, tapi percaya diri bisa setinggi ampli Marshall di panggung festival. Kita datang ke studio bawa gitar, stik drum, bass, atau cuma modal suara yang bagusnya nanggung, lalu merasa dunia ini bisa ditaklukkan hanya dengan satu lagu ciptaan sendiri yang belum tentu semua personel hafal chord-nya. Hidup waktu itu belum serumit cicilan, deadline kerja, tagihan bulanan, urusan ini-itu, dan drama kehidupan lainnya. Yang dipikirkan sed...