Nge-Band Dulu Mengajarkan Kita Tentang Mimpi Ego Persahabatan dan Bertahan
Kalau dipikir-pikir, banyak dari kita yang awalnya masuk band bukan karena punya rencana besar. Nggak ada yang duduk serius bikin strategi lima tahun ke depan atau menghitung peluang sukses di industri musik. Kebanyakan cuma berawal dari hal sederhana. Ada yang sering nongkrong bareng di sekolah, ada yang sama-sama suka musik tertentu, ada yang kebetulan punya gitar di rumah, lalu muncul kalimat legendaris, "Gimana kalau kita bikin band aja?" Dari situlah semuanya dimulai. Dari ruang latihan sempit yang pengap, dari suara ampli yang kadang lebih banyak dengung daripada bunyinya, dari drum yang kulitnya sudah mulai kendor, sampai dari tabungan patungan yang sering kali nggak cukup buat bayar sewa studio. Tapi anehnya, justru di masa-masa itulah banyak pelajaran hidup yang mungkin nggak pernah diajarkan secara lengkap di sekolah. Nge-band ternyata bukan cuma soal musik. Nge-band adalah tempat kita belajar bermimpi. Dulu rasanya gampang banget membayangkan diri sendiri berdiri...