Postingan

Anak Band Lama Selalu Punya Cerita yang Nggak Pernah Habis

Gambar
Anak band lama itu memang punya sesuatu yang beda. Bukan cuma karena mereka pernah pegang gitar lebih sering daripada pegang HP, atau karena dulu rambutnya lebih sering kena hairspray daripada angin AC.  Lebih dari itu, mereka punya jejak hidup yang penuh kejadian. Dari mulai latihan di studio musik yang sempit, kejar-kejaran tampil dari satu panggung ke panggung lain, sampai drama internal yang kadang lebih rame dari konsernya sendiri.  Makanya kalau anak band lama mulai ngobrol, ceritanya itu nggak pernah habis. Baru mulai satu kisah, eh ujung-ujungnya nyambung ke cerita lain yang bahkan kita nggak nyangka masih ada hubungannya. Tapi justru di situ serunya.  Mereka bukan cuma bercerita, mereka kayak sedang membuka album hidup yang isinya bukan foto doang, tapi juga luka, tawa, kegagalan, keberuntungan, dan momen-momen absurd yang kalau dipikir-pikir sekarang malah bikin ketawa sendiri. Soalnya dunia band itu memang bukan dunia yang rapi-rapi amat. Di balik panggung yang...

Nostalgia Anak Band Waktu Mimpi Masih Lebih Besar dari Uang Jajan

Gambar
Dulu, jadi anak band itu rasanya kayak punya dunia sendiri. Uang jajan memang pas-pasan, kadang habis duluan sebelum minggu berakhir, tapi anehnya mimpi tetap penuh dan nggak ada habisnya.  Waktu itu kita nggak terlalu mikirin tampil keren di mata orang, nggak terlalu pusing soal hasil akhir, apalagi soal untung-rugi.  Yang penting ada gitar, ada drum, ada lirik yang belum sempurna, dan ada teman-teman yang sama-sama lagi berusaha bikin sesuatu dari nol.  Latihan di ruang sempit, suara cempreng dari speaker murahan, jek yang sering ngadat, dan jari yang sakit karena kebanyakan main gitar itu malah jadi bagian dari kenangan yang sekarang kalau diingat rasanya hangat banget.  Anehnya, justru di masa-masa serba sederhana itu, hidup terasa paling hidup. Kita nggak punya banyak uang, tapi punya banyak alasan buat terus jalan. Kita nggak punya panggung besar, tapi punya semangat yang besar banget. Dan di situlah letak manisnya jadi anak band: semua terasa sederhana, tapi h...

Band Kita Memang Sudah Bubar Tapi Ceritanya Masih Hidup Sampai Sekarang

Gambar
Band kita memang sudah bubar, sudah lama malah. Latihan berhenti, grup chat sepi, panggung terakhir lewat begitu saja, lalu masing-masing kita sibuk sama hidupnya sendiri.  Tapi yang orang nggak lihat, dan mungkin nggak bakal pernah benar-benar paham, adalah betapa panjang cerita di balik kebubaran itu. Karena bubar bukan berarti semua habis.  Kadang yang selesai itu cuma bentuk fisiknya aja, sementara isi kepalanya, rasa deg-degannya, tawa recehnya, ribut kecilnya, dan semua kenangan yang nempel di tiap lagu masih jalan terus di dalam diri.  Band itu mungkin sudah nggak ada di atas kertas, nggak ada jadwal latihan lagi, nggak ada lagi suara hitung “satu dua tiga” sebelum mulai main, tapi ceritanya tetap hidup, muter terus, dan anehnya malah makin jelas seiring waktu berjalan.  Semakin jauh kita dari masa itu, semakin kelihatan kalau band itu bukan cuma soal musik. Itu soal mimpi yang dibawa bareng-bareng, soal ego yang saling tabrakan, soal persahabatan yang diuji, ...

Dulu Ribut Karena Salah Chord Sekarang Rindu Sama Orang-Orangnya

Gambar
Dulu ribut cuma gara-gara salah chord itu sekarang rasanya malah jadi kenangan yang susah diganti sama apa pun. Waktu itu mungkin kelihatannya sepele, satu orang salah masuk, satu orang keburu kesel, terus suasana latihan langsung panas kayak ampli yang dinyalain full volume.  Ada yang ngedumel, ada yang membela diri, ada juga yang diam-diam ngambek sambil nunggu giliran buat ngomel. Tapi anehnya, justru momen-momen kayak gitu yang sekarang paling gampang bikin senyum sendiri.  Soalnya kalau dipikir-pikir, dulu kita ribut bukan karena benci, bukan karena nggak cocok, tapi karena kita sama-sama peduli.  Peduli sama lagu yang dibawain, peduli sama hasil yang pengin bagus, dan peduli sama band ini biar nggak asal jalan.  Emang dulu capek, emang dulu emosi, tapi di tengah ribut itu ternyata ada sesuatu yang bikin semua terasa hidup.  Ada rasa punya tujuan bareng, ada rasa “kita lagi berjuang sama-sama,” walaupun caranya kadang bikin kepala pengin ngebentur stand mic...

Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah

Gambar
Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah buat semua anak band yang hari-harinya nggak jauh-jauh dari pick gitar, stik drum, efek dan amp, revisi aransemen, dan obrolan panjang soal lagu yang belum kelar-kelar direkam.  Semoga di tahun baru ini hidup kalian makin stabil, kayak beat yang pas, makin kompak, kayak band yang udah paham sinyal satu sama lain tanpa perlu banyak ngomong, dan makin kuat ngejalanin perjalanan yang kadang mulus, kadang berantakan, tapi tetap asik buat dijalanin.  Tahun baru Hijriah bukan cuma soal ganti angka di kalender, tapi juga soal ganti energi, ganti arah, dan ngasih ruang buat hati supaya lebih tenang.  Buat kalian yang mungkin lagi sibuk ngebangun mimpi, ngejar panggung, atau sekadar bertahan di tengah rutinitas yang melelahkan, semoga 1 Muharram ini jadi momen buat napas sebentar, ngaca, lalu lanjut lagi dengan semangat yang lebih hidup.  Karena dalam perjalanan apa pun, termasuk perjalanan anak band, yang bikin bertahan bukan ...

Kangen Latihan Band Sampai Larut Malam Walau Besoknya Tetap Masuk Sekolah atau Kerja

Gambar
Ada masa di hidup kita yang rasanya sederhana banget, tapi justru itu yang bikin susah dilupain. Salah satunya ya momen kangen latihan band sampai larut malam, padahal besoknya masih harus masuk sekolah atau kerja.  Capek? Jelas. Ngantuk? Udah pasti. Tapi entah kenapa, waktu itu tetap terasa seru dan berharga. Baru pulang latihan lewat jam satu dini hari, badan udah pegal, suara serak, jari sakit gara-gara terus main, tapi hati malah penuh.  Karena di balik semua rasa lelah itu, ada sesuatu yang bikin kita rela banget begadang: rasa senang saat musik nyatu, saat satu lagu akhirnya beres, saat bagian yang tadi berantakan pelan-pelan jadi kompak, dan saat semua orang di ruangan kecil itu ngerasa, “Ini dia momen yang kita cari.”  Kadang tempat latihannya juga nggak mewah-mewah amat, panas, sempit, berisik, kabel nyebar ke mana-mana, tapi justru dari situ lahir kenangan yang sekarang kalau diingat malah bikin senyum sendiri. Yang paling khas dari latihan band malam-malam itu ...

Masa Nge-Band Adalah Bab Hidup yang Berisik Tapi Paling Jujur

Gambar
Masa nge-band itu memang bukan cuma soal latihan, manggung, atau ngebuat lagu. Lebih dari itu, masa itu sering jadi bab hidup yang paling berisik, paling capek, paling bikin pusing, tapi justru paling jujur.  Di situ kita belajar kalau mimpi itu nggak selalu datang dengan rapi, nggak selalu enak dijalanin, dan nggak selalu keliatan keren dari luar.  Kadang yang orang lihat cuma empat atau lima anak nongkrong bawa alat musik, padahal di balik itu ada ribuan rasa yang saling tabrakan.  Ada semangat yang lagi tinggi-tingginya, ada ego yang kadang susah banget diturunin, ada rasa minder sama band lain, ada rasa pengin diakui, ada juga rasa pengin kabur aja karena capek sama semua drama. Tapi ya justru di situlah hidup terasa nyata.  Nge-band itu semacam fase di mana kita nggak bisa pura-pura jadi orang lain terlalu lama, karena musik selalu bongkar isi kepala dan isi hati kita tanpa ampun. Waktu masih nge-band, semua hal terasa lebih intens. Latihan sampai malam, nyari t...