5 Cara Mengatur Jam Tidur Selama Ramadan Agar Tidak Sering Kesiangan Sahur
Ramadan itu selalu punya “ritme hidup” yang beda dari bulan-bulan biasanya. Jam tidur yang tadinya normal—misalnya tidur jam 10 malam, bangun jam 5 pagi—tiba-tiba berubah total. Harus bangun jam 3 pagi buat sahur, lalu siangnya tetap harus kerja, kuliah, atau ngurus aktivitas seperti biasa. Nah, masalah klasik yang sering banget kejadian adalah kesiangan sahur. Entah karena alarm nggak kedengeran, terlalu capek, atau tidur terlalu larut. Padahal sahur itu penting banget, bukan cuma buat ibadah, tapi juga buat ngasih energi supaya kamu nggak lemas seharian. Makanya, mengatur jam tidur selama Ramadan itu bukan sekadar soal “tidur lebih cepat”, tapi soal strategi biar tubuh tetap sinkron dengan pola baru ini tanpa bikin kamu jadi zombie setiap hari. Cara pertama yang paling penting adalah mulai tidur lebih awal dari biasanya, minimal geser 30–60 menit lebih cepat. Kedengarannya simpel, tapi ini sering diremehkan. Banyak orang tetap begadang seperti bias...