Pesan dari Sepohon Kayu yang Daunnya Rimbun, Lebat Bunganya serta Buahnya
Sepohon kayu yang daunnya rimbun, lebat bunganya serta buahnya itu kelihatannya sederhana, tapi sebenernya nusuk banget kalau dipikirin dalam-dalam. Dan itu bukan sekadar pohon religi biasa, tapi kayak pengingat halus tentang hidup. Coba deh bayangin, “sepohon kayu yang daunnya rimbun, lebat bunganya serta buahnya.” Sepohon kayu yang tumbuhnya bukan cuma sekadar hidup—tapi hidup dengan penuh makna. Daunnya rimbun, lebat banget sampai-sampai bisa jadi tempat berteduh siapa aja yang lagi kepanasan. Bunganya bermekaran, buahnya juga nggak pelit—semuanya kayak simbol kalau hidup itu bisa indah, bisa berguna, bisa ngasih ke sekitar. Tapi di balik gambaran yang kelihatannya adem dan sempurna itu, ada satu tamparan halus yang sebenarnya cukup dalam. Mau hidup selama apapun, bahkan sampai seribu tahun sekalipun, kalau kosong dari ibadah ya ujung-ujungnya hampa dan enggak berguna juga. Kalau diibaratkan, itu kayak pohon yang kelihatan...